Senin, 16 Juli 2012

Ash-Shawm (Puasa)



Beberapa hari lagi kita akan menjalankan ibadah rutin 1 tahun sekali yakni shaum Ramadhan. Sebelum melangkah ke bulan suci yuk kita kenal lebih dekat dengan definisi, keutamaan, dan hukum-hukumnya :)
Ash-Shawm (puasa) merupakan mashdar (gerund) dari shâma–yashûmu–shawm[an] wa shiyâm[an]. Menurut al-Jurjani dalam At-Ta’rifât, ash-shawm artinya muthlaq al-imsâk(menahan diri secara mutlak). Menurut Murtadha az-Zubaidi dalam Tâj al-‘urûsy, arti itu merupakan asal bahasa dari kata shawm. Menurut Ibn Manzhur dalam Lisan al-‘Arab, ash-shawm adalah meninggalkan makanan, minuman, hubungan seksual dan bicara. Al-Khalil ibn Ahmad dalam Kitâb al-‘Ayn menambahkan, ash-shawm adalah al-qiyâm bilâ ‘amalin (berdiri tanpa aktivitas). Ringkasnya, secara bahasa menurut syaikh Mahmud bin Abdul Lathif ‘Uwaidhah, ash-shawm adalah al-imsâk wa ash-shamtu wa ar-rukûdu wa mâ fî ma’nâhâ (menahan diri, diam tidak berbicara, diam tidak bergerak/beraktivitas dan yang semakna dengan itu).

Ash-shawm dalam makna bahasa ini dinyatakan di dalam al-Quran:
فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا
Katakanlah, “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah. Karena itu, aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.” (QS Maryam [19]: 26).

Lafal falan ukallima al-yawma insiyy[an] (Karena itu, aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini) menjadi indikasi bahwa makna kata shawmantersebut bukan makna syar’i, tetapi makna bahasa, yaitu menahan diri dari berbicara.
Hanya saja, syariah telah mentransformasi maknanya ke makna syar’i seperti yang dijelaskan dalam nas-nas tentang ibadah shawm/shiyâm. Makna syar’i ash-shiyâm adalah menahan diri dari apa saja yang membatalkan puasa (al-mufathirât) dengan niat ber-taqarrub kepada Allah SWT sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari hari tersebut. Adapun hal-hal yang membatalkan puasa antara lain: terputusnya niat, makan, minum, berhubungan seksual (jimâ’), menghirup sesuatu melalui hidung hingga tersedot masuk kerongkongan/tenggorokan (al-isti’âth), dan muntah dengan sengaja.

Keutamaan Shaum
Shaum (puasa) merupakan satu ibadah yang sangat istimewa. Syaikh Mahmud bin Abdul Lathif Uwaidhah di dalam al-Jâmi’ li Ahkâm ash-Shiyâm menyatakan, “Shaum adalahjunnah (perisai), yaitu penjagaan dan pelindung dari neraka. Puasa itu pembungkam syahwat bagi orang yang belum mampu menikah. Shaum menjadi penebus dosa-dosa dalam fitnah (ujian). Shaum menjadi pemberi syafaat yang dimintai syafaatnya untuk pelakunya di Hari Kiamat. Bagi orang yang berpuasa ada pintu ar-Rayyân, siapa yang memasuki pintu itu maka ia tidak akan merasa kehausan selamanya. Cukuplah dalam menjelaskan keutamaan shaum itu apa yang dinyatakan di dalam hadis: “…kebaikan dibalas dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat.” Allah berfirman: “…kecuali shaum; sesungguhnya shaum itu untuk Aku dan Aku yang akan membalasnya.’


Jika tidak ada hadis-hadis yang menyebutkan keutamaan shaum, niscaya hadis ini cukup.Maka dari itu, benar bahwa shaum tidak ada yang menyamai dan menandingi sebagaimana dinyatakan di dalam hadis. Tidak ada hasil bagi shaum berdasarkan semua itu kecuali masuk ke dalam surga seperti dinyatakan di dalam hadis Hudzaifah ra. dalam riwayat al-Bazar dan Ahmad. Orang yang berpuasa berhak mendapat keistimewaan dari Allah SWT berupa pengabulan doa seperti yang dinyatakan di dalam hadis.

Sebagian Hukum Tentang Shaum
1. Hukum shaum.
Shaum ada yang sunnah dan ada yang wajib. Shaum yang wajib adalah shaum Ramadhan (QS al-Baqarah [2]: 183-185). Shaum wajib yang lain adalah shaum nadzar.
Shaum Ramadhan adalah ibadah yang sangat istemewa. Selain memiliki keutamaan secara umum di atas, Ramadhan sendiri juga memiki keutamaan tambahan. Di antaranya: (puasa) Ramadhan menjadi penebus dosa di antara dua Ramadhan, ketika masuk Ramadhan pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup, setan dan jin-jin durhaka dibelenggu, pahala umrah di bulan Ramadhan setara ibadah haji bahkan haji bersama Nabi saw. Nabi saw. juga bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Siapa saja yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan seraya mengharap keridhaan Allah maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR al-Bukhari, an-Nasa’i, Ibn Majah, Ahmad dan Ibn Hibban).

Adapun shaum sunnah di antaranya: shaum dawud, shaum tiga hari dalam satu bulan (shaum tanggal 13, 14, 15 tiap bulan atau puasa tiga hari Senin dan Kamis), shaum Senin-Kamis, shaum pada bulan-bulan haram (Rajab, Dzulqa’idah, Dzulhijjah dan Muharam), shaum enam hari padai bulan Syawal, shaum Hari Arafah, shaum Asyura (tanggal 10 Muharam), shaum di bulan Sya’ban.
Sebaliknya, ada shaum yang dilarang. Di antaranya adalah: shaum hari syak, berpuasa sepanjang tahun (shawm ad-dahr) selain lima hari yang dilarang, shaum pada hari Idul Fithri dan Idul Adha, shaum pada Hari Tasyriq (11-13 Dzulhijjah), shaum wishal (puasa secara berkesinambungan sehari semalam atau lebih tanpa berbuka), shaunm perempuan yang sedang hadih atau nifas, dan shaum sunah seorang istri tanpa seizin suaminya.

2. Niat shaum.
Shaum sebagai ibadah tidak sah kecuali dengan niat. Untuk shaum sunnah, niat tidak harus dilakukan pada malam harinya, tetapi boleh berniyat shaum sunnah pada siang hari selama belum makan, minum atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya. Adapun untuk shaum wajib harus diniatkan pada malam harinya. Ummul Mukminin Hafshah menceritakan bahwa Nabi saw. pernah bersabda:
مَنْ لَمْ يُجْمِعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ
Siapa saja yang tidak membulatkan tekad (berniat) untuk berpuasa sebelum terbit fajar maka tidak ada puasa bagi dirinya (HR Ibn Khuzaimah, Abu Dawud, an-Nasai, at-Tirmidzi, Ahmad dan al-Baihaqi).

At-Tirmidzi berkomentar: makna hadis ini menurut ahlul ‘ilmi adalah tidak ada puasa bagi orang yang tidak membulatkan tekad untuk berpuasa sebelum terbit fajar pada Ramadhan, atau pada puasa meng-qadha’ Ramadhan atau pada puasa nadzar. Jika ia tidak berniat pada malam harinya maka ia tidak mendapat pahala.Adapun shaum sunnah maka boleh seseorang berniat setelah subuh dan itu adalah pendapat asy-Syafii, Ahmad dan Ishaq.

3. Berpuasa dan berbuka Ramadhan karena melihat Hilal.
Abu Hurairah ra. menuturkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda:
صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوْا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمِّىَ عَلَيْكُمُ الشَّهْرُ فَعُدُّوْا ثَلاَثِيْنَ
Berpuasa kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihat hilal. Jika hilal itu tertutup atas kalian maka genapkan bulan tiga puluh hari (HR Muslim, an-Nasai, at-Tirmidzi, Ahmad dan ad-Darimi).

Menetapkan adanya hilal cukup dengan kesaksian satu orang Muslim yang adil. Ibn Abbas berkata, “Seorang Arab badui pernah datang kepada Nabi saw., lalu ia berkata, “Aku melihat hilal tadi malam.” Nabi bertanya, “Apakah engkau bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya?” Dia menjawab, “Ya, benar.” Nabi kemudian bersabda, “Fulan, berdirilah dan umumkan kepada orang-orang agar berpuasa besok.” (HR Ibn Khuzaimah dan Ibn Hibban).
Ibn Umar ra. juga menuturkan:
تَرَاءَى النَّاسُ الْهِلاَلَ فَأَخْبَرْتُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّى رَأَيْتُهُ، فَصَامَ وَأَمَرَ النَّاسَ بِالصِّيَامِ
Orang-orang berusaha melihat hilal. Lalu aku memberitahu Rasulullah saw. bahwa aku melihat hilal itu. Kemudian beliau pun berpuasa dan memerintahkan orang-orang untuk berpuasa (HR Abu Dawud, ad-Darimi, al-Baihaqi, Ibn Hibban dan al-Hakim).

4. Rukhshah untuk tidak shaum Ramadhan.
Wanita yang haid dan nifas haram untuk shaum Ramadhan, tetapi ia harus meng-qadha’-nya pada waktu lain. Adapun wanita yang sedang hamil apabila khawatir atas dirinya atau yang menyusui apabila khawatir atas anaknya boleh untuk tidak shaum Ramadhan, tetapi tetap harus meng-qadha’-nya pada waktu lain. Anas bin Malik ra. menuturkan:
رَخَّصَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْحُبْلَى الَّتِى تَخَافُ عَلَى نَفْسِهَا أَنْ تُفْطِرَ وَلِلْمَرْضِعِ الَّتِى تَخَافُ عَلَى وَلَدِهَا
Rasulullah saw. telah memberi rukhshah untuk wanita hamil yang khawatir atas dirinya untuk berbuka dan untuk wanita menyusui yang khawatir atas anaknya (HR Ibn Majah dan Ibn Adi).

Orang yang sedang safar dan sakit juga boleh tidak shaum, tetapi juga harus meng-qadha’-nya pada waktu lain. Adapun orang yang sama sekali tidak mampu shaum, misalnya, karena tua-renta, sakit-sakitan, dsb, boleh tidak shaum dan cukup membayar fidyah.

5. Yang membatalkan shaum.
Yang membatalkan shaum antara lain: terputusnya niat, makan, minum, haid, nifas, jimak, muntah dengan sengaja, dan menghirup sesuatu melalui hidung hingga masuk ke kerongkongan atau tenggorokan. Karena itu, bentuk pengobatan dengan memasukkan sesuatu masuk langsung ke paru-paru atau saluran pencernaan adalah membatalkan shaum; namun jika tidak maka tidak membatalkan shaum.Begitu pula ciuman, bermesraan selama bukan jimak, berbekam, bercelak, siwak, bohong, ghibah dan berlaku bodoh kepada pihak juga tidak membatalkan puasa.Wallâh a’lam bi ash-shawâb wa ahkam.

pribadi

pribadi? private? apa sih maknanya pribadi, apa sama kaya kepribadian?

yaah, saya sudah hidup selama kurang lebih 22 tahun. ada banyak gunung yang saya daki dan lereng yang dituruni. beda kali ya definisi pribadi n kepribadian. samanya adalah ketika kepribadian itu adalah yang melekat di pribadi (diri) kamu. pengertian kepribadian awalnya saya pikir adalah sifat, tabiat. atau karakteristik hidup saya, diri saya. gimana sih saya, saya suka apa dll.


akhirnya saya tahu bahwa kepribadian itu lain dengan karakteristik. saya tahu dari seorang guru kehidupan saya, senang saya bisa kenal sama beliau. dia bilang di sebuah buku yang titelnya "Syakhsiyah Islamiyah" inti dari kepribadian (syakhsiyah) adalah pola pikir n pola sikap. saya pikir betul juga kata ustad yang menulis buku tersebut, Syekh Taqiyuddin An-Nabani. karena toh apa yang kita pikirkan, baik atau buruk akan tercermin pada pola sikap atau tingkah laku kita.


contohnya: ketika kamu berpikir bahwa mencuri atau mengambil hak milik orang lain itu adalah haram (tidak boleh) maka kamu ga akan pernah mencuri meskipun perut kamu laper selaper-lapernya sampe-sampe hampir pingsan. kenapa? karena ada pemikiran kamu yang meyakini bahwa mencuri itu tidak baik. seperti tercantum dalam al quran: Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Qs. Al-Maidah : 38)


so, kenapa sih harus selalu ada hubungannya dengan islam? yah karena saya muslim. saya beragama, beraqidah Islam. maka saya harus dong melihat berdasar hukum Islam. bersumber dari dua sumber yakni Al-Quran n Hadits. plus berdalil dari alquran, hadits, ijma, dan qiyas.


dulu saya penasaran banget apa yang namanya karakteristik bisa berubah?

dan sekarang saya dah nemuin jawabannya, yup! bisa dong.

pernah denger cerita umar bin khathab? ya, salah seorang khulafaur rasyidin yang keren banget. sahabat rasul yang luar biasa. umar dulu sebelum masuk islam terkenal banget akan ke-sangarannya. namun setelah berislam, umar jadi sangat lembut dan perangainya baik, kecuali terhadap kemungkaran.

karakteristik saya juga berubah akhir-akhir ini. hehe. suer deh, malahan saya baru sadar pas temen2 sd saya bilang saya tuh gimana. well, sampe smp mungkin masi rada sama ya karakternya. tapi semenjak sma, apa lagi kuliah makin jauh berbeda. so sorry ya all kalo saya ga bisa jadi seperti yang dulu. hehe.

ya, seperti status fb saya beberapa waktu lalu. the world moves fast. saya pun begitu. ga ada yang recognize atau notice saya yang bergerak n berubah begitu cepat. sampai saya sendiri pun juga ga sadar bahwa waktu terus berputar n we have to face it because it is real. this is not dream! it's real life!

*jadi kemana-mana.. biasa :(

Selasa, 03 Juli 2012

jalan jalan ke TIMBUKTU yuk!

salah satu masjid bersejarah di timbuktu

Anda pernah mendengar nama kota Timbuktu? Timbuktu adalah kota kuno di Mali yang pernah mengalami masa keemasan di masa Khilafah Islam abad 13-16 masehi. Pada masa itu Timbuktu menjadi kota terkaya di dunia sebagai pusat perdagangan, ilmu pengetahuan, dan agama Islam. 

Di kota ini terdapat peninggalan-peninggalan bersejarah seperti masjid Djingarey Ber dengan arsitekturnya yang canggih dan memukau yang terbuat dari lumpur. Saat itu juga dibangun banyak madrasah dan universitas, salah satunya yang terkenal adalah Universitas Sankore. Kota ini menjadi magnet bagi para intelektual dan wisatawan di dunia.

Sebagai kota pusat ilmu pengetahuan, para ilmuwan dan intelektual di masa itu banyak yang menulis buku-buku dan manuskrip yang disimpan di 120 perpustakaan di kota tersebut. Namun sayang kota ini kemudian diserang dan dijajah pada tahun 1591 oleh pasukan Moroko, bahkan di masa sekarang keadaannya semakin mundur dan miskin, sangat bertolak belakang dengan masa kejayaannya dulu. Sungguh, hanya dengan kebangkitan Islam yaitu tegaknya Daulah Khilafah, maka kota Timbuktu akan bangkit lagi dan mengulang kejayaannya, insya Allah.

sumber:
http://whc.unesco.org/en/list/119
http://www.tombouctoumanuscripts.org/libraries/the_mamma_haidara_memorial_library/
http://news.yahoo.com/timbuktu-ancient-islamic-city-under-attack-141628548.html
http://www.telegraph.co.uk/culture/art/3562674/Timbuktus-Dingarey-Bey-mosque.html

Sabtu, 30 Juni 2012

Puasa Putih atau Mutih sih?

Assalamualaykumwrwb.
Apa kabar? *oh baik, alhamdulillah^^*


Bismillahirrahmanirrahiim, senang sekali saya diberi kesempatan nulis lagi. hehe. ya, sekarang saya ingin bahas tentang puasa putih. apa sih? sama ga yah kaya puasa mutih? aduh jangan jangan bid'ah (mengada-ada) lagi. ya udah tenang-tenang, dari pada bingung, mending kita bahas ya..


saya sebagai orang yang hidup di indonesia sejak tahun 90-an sering mendengar puasa MUTIH. nah, puasa mutih ternyata adalah puasa yang melarang orang yang sedang puasanya untuk tidak makan apapun selain nasi putih dan air bening (air putih), ada yang bilang puasa mutih ini dijalankan untuk ritual tertentu. menurut wikipedia, puasa mutih ini adalah berpuasa atau berpantang makan dan minum apa saja kecuali nasi putih dan air putih. Biasanya puasa ini dikenal di lingkungan penganut kejawen dan praktisi supranatural dengan tujuan/kepentingan tertentu seperti mendapatkan Ilmu Gaib, keberhasilan hajat dan lain-lain. 


lalu, apakah dalam Islam hal ini diperbolehkan? well, tak ada dalil yang melandasi adanya puasa mutih dalam Islam. rasul Muhammad SAW pun tak pernah mencontohkan puasa mutih..


yap, lain halnya dengan PUASA PUTIH atau kerennya disebut SHAUM DI HARI BULAN PURNAMA atau SHAUM TENGAH BULAN (tentunya dengan bulan2 dalam kalender hijriah).. nah, ini adalah dimana kita berpuasa sunnah pada tanggal 13,14, dan 15 setiap bulannya dalam bulan-bulan di kalender hijriah. kecuali ramadhan.. 


adapun dalilnya:


1. RasulAllah SAW berpesan 3 hal jangan sampai ditinggalkan selama hidup : 'Puasa 3 hari setiap bulan (pertengahan bulan Hijriyah), shalat Dhuha, dan shalat Witir sebelum tidur'. (HR.Muslim)

2. RasulAllah SAW bersabda : Jika kamu puasa 3 hari dalam sebulan (pertengahan bulan Hiriyah), maka puasalah pada tanggal 13, 14, 15 pada bulan itu (bulan Hijriyah)'. (HR.Tirmidzi)

3. RasulAllah SAW bersabda : 'Puasa tiap bulan 3 hari (pertengahan bulan Hijriyah), bagaikan puasa selama hidup (sepanjang masa)'. (HR.Bukhari dan Muslim)


yap, jadi sudah jelas kan, bahwa yang dicontohkan Rasul SAW adalah PUASA PUTIH. so, semoga kita semua bisa istiqamah dan amal, ibadah, dan aktivitas kita semua diterima, diberkahi, dan diridhoi ALLAH SWT.


Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin.


Allahu'alam bishshawab. Wassalamu'alaikum wr.wb.



note: untuk bulan Sya'ban 1433 H ini, tanggal 13,14, 15 nya jatuh pada tanggal 30 Juni, 1, dan 2 Juli 2012.. semoga Allah memberkahi.. Amin ^^

Kamis, 28 Juni 2012

Ngintip Islam di Korea Selatan

Halo semua! Assalamualaykumww. Annyeong.. hehe. ini berhubung saya ingin pos yang berbau korea jadi deh ngutip sedikit salam khas negeri ginseng tersebut. okay chingu, sebetulnya pos ini pernah saya baca sekitar dua tahun silam, tapi beberapa hari lalu saya menemukan artikel ini lagi. jadi deh saya sharing di sini. ini co-pas dari asfansclub.net ntar aku link di bawah ya. here it is the article ^^

Setelah ane jajaki background Islam di Korea, Komunitas Muslim di Korea Selatan adalah komunitas yang kaya dengan keberagaman latar belakang etnis dan budaya. Komunitas Muslim di negeri yang mayoritas penduduknya beragama Budha ini, kebanyakan adalah para pekerja asing dan imigran dari berbagai negara Muslim, terutama dari kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.


Sementara orang-orang asli Korea yang Muslim, kebanyakan adalah keturunan dari para mualaf yang masuk Islam saat berlangsung Perang Korea. "Di sini adalah beberapa orang Korea. Yang lainnya berasal dari Indonesia, Malaysia dan Uzbek. Ada juga beberapa Muslim asal AS. Muslim disini sedikitnya berasal dari 12 sampai 14 negara di dunia," kata Haseeb Ahmad Khan, pengusaha asal Pakistan yang sudah 10 tahun tinggal di Korea Selatan.Menurut Haseeb, jumlah Muslim di Korea Selatan terus bertambah, terutama di kota besar seperti Busan. Muslim di kota ini sudah membuka sekolah Islam sendiri. "Meski sekolahnya kecil, cukup untuk mengakomodasi anak-anak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang Islami," ujar Haseeb.

Data dari Korea Muslim Federation (KMF) yang didirikan sejak tahun 1967 menyebutkan, jumlah Muslim di Korea Selatan sekarang ini mencapai 120.000-130.000 orang, terdiri dari Muslim Korea asli dan para warga negara asing. Jumlah orang Korea asli yang Muslim sekitar 45.000 orang, selebihnya didominasi pekerja migran asal Pakistan dan Bangladesh.

Sebagai kelompok masyarakat minoritas, masjid menjadi tempat penting bagi Muslim Korea Selatan untuk saling bertemu dan bersilahturahim. Sepuluh tahun yang lalu, belum banyak masjid di negara ini. Tapi sekarang, masjid-masjid sudah banyak tersebar hampir di seluruh kota besar di Korea Selatan. Masjid terbesar adalah Masjid Sentral Seoul yang berlokasi di distrik Itaewon.

*ini ketika beberapa muslim setelah bubaran sholat jumat di masjid Itaewon

Masjid Itaewon
"Kami punya lebih dari 10 masjid di kota-kota besar seperti Gwangju, Busan dan Daegu. Masjid di sini bukan sekedar tempat salat tapi juga tempat berkumpul komunitas Muslim, terutama usai salat Jumat. Mereka saling bercerita dan mendengarkan satu sama lain," imbuh Haseeb.

"Contohnya, jika ada jamaah yang sakit, mereka bersama-sama datang menjenguk ke rumah sakit. Atau, jika ada yang butuh pertolongan, mereka akan mencari cara untuk bisa memberikan bantuan," sambung Haseeb.

Masjid juga menjadi pusat informasi bagi warga Korea yang ingin belajar Islam. Masjid-masjid di Korea Selatan menyediakan bahan-bahan bacaan dan audio yang diberikan gratis buat mereka yang ingin mempelajari Islam.

Masjid Al Fatah, Busan, Korea Selatan
Sekolah Islam pertama di Korea Selatan rencananya akan dibuka bulan Maret ini. Sekolah itu dibiayai lewat dana hibah dari pemerintah Arab Saudi. Tahun 2008 lalu, Duta Besar Saudi di Seoul sudah menyerahkan dana sebesar 500.000 dollar pada KMF untuk biaya pembangunan sekolah.

Sebagai penghargaan atas bantuan Saudi, sekolah tersebut rencananya akan menggunakan nama putera mahkota Saudi Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz. Sekolah ini juga akan menerima siswa non-Muslim. Selain memberikan mata pelajaran berdasarkan kurikulum pendidikan di Korea, sekolah yang dibiayai Saudi ini juga akan memberikan pelajaran tambahan berupa bahasa Arab, bahasa Inggris dan studi Islam.

Sekelompok Muslim Korea
Selain sekolah Islam, sejak tahun 2008 lalu, juga dibangun pusat kebudayaan Islam di kota Seoul. Dengan adanya sekolah dan pusat kebudayaan Islam ini, diharapkan bisa memperluas syiar Islam di Korea Selatan sekaligus meluruskan informasi-informasi biasa tentang Islam dan Muslim yang diterima oleh masyarakat negeri itu.

Tentara Muslim Korea
Dan ada juga lho artis korea yang muslim ternyata. Namanya Lee Ki Woo. Si pria kelahiran 23 oktober 1981 yang pernah membintangi beberapa drama korea seperti Star's Lover dan Kid Gang ini dikabarkan adalah seorang muslim.
berikut aktor pria muslim tersebut  





Lee Gi Woo

Sebagai pelengkap subjek, hadir pula Lee Woon Jae, yang merupakan pesepak bola Korea yang memeluk agama islam. Walaupun sesuai kabar yang saya dapat dari Google menyatakan bahwa dia merupakan salah satu muallaf. Pesepak bola Korea Selatan berumur 37 tahun yang menyandang posisi sebagai penjaga gawang tersebut kini meraih high-level setelah menunjukkan kemampuan hebatnya dalam menyelamatkan gawang TimNas Korea Selatan tersebut.
berikut Lee Woon Jae saat berlaga di lapangan hijau:

Lee Woon Jae

Itulah yang ane cukup tahu tentang Dunia Islam di Seoul, setelah mengetahui itu semua, ane jadi makin bangga dengan Muslin di Seoul, Korsel, Negara yang amat beragam budaya dan paham. Islam masih ada dan berkembang di Korsel, Alhamdulillah...

Let's proud with Islam
dengan adanya berita/info kayak gitu, Ane makin jatuh cinta sama Seoul dan mendalam terhadap Agama ane yang selalu menjadi prioritas Utama, Islam... 

Mengintip Dunia Islam di Seoul, Korea Selatan

co-pas from
ASIANFANSCLUB: Mengintip Dunia Islam di Seoul, Korea Selatan:
copas dari monyetkembar@kaskus Assalamualaikum, Annyeong,,, Sebelumnya, ane posting ini bukan untuk SARA, dll.  tapi mau nunjukin kalo ...

Selasa, 19 Juni 2012

keep looking forward!

mohon maaf *bow* karena saya jarang post di blog saya tercinta ini. mari kita KEEP LOOKING FORWARD! dan mulai menulis lagi byar tambah smart *bukanproviderya**wink* oke oke salam #KEEP LOOKING FORWARD! liat belakang boleh, tapi sekali-kali aja byar ga kepentok. hehe.